oh ye of little faith! Kurang Percaya!

Salah satu kalimat favorit yang sering Yesus ucapkan adalah tegoran “ye of little faith” atau kamu kurang percaya. Yesus tidak pernah berkata, engkau kurang berdoa, atau engkau kurang kudus hidupmu, atau engkau kurang  menyenangkanKu. Tetapi Yesus cukup sering mengatakan engkau kurang percaya, atau engkau yang imannya kecil.

Matius 8:26 Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

Ini menunjukkan akan kerinduan hati Yesus yang sebenarnya. Dia tidak terlalu merindukan agar kita banyak berdoa atau lebih taat atau yang lain, tetapi kerinduan yang Yesus inginkan adalah agar kita beriman.

Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Kita coba lihat sebenarnya iman itu apa. Lihat ayat diatas, kita tentu mengerti esensi iman yang bisa kita lihat adalah kata “harapkan”. Kata itu berarti bahwa kita mengingini sesuatu dari Tuhan dengan iman kita, sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa Yesus ingin kita mengharapkan atau meminta sesuatu dari Dia. Ketika saya mengerti kebenaran ini, saya bertobat dan mengubah pemikiran saya. Dulu saya mengira bahwa keinginan Yesus yang paling dalam adalah agar kita taat pada Dia. Kini saya mengerti bahwa  Dia adalah Tuhan yang mau kita mengingini pemberian yang terbaik dariNya.

Kita tentu masih ingat kisah antara Marta, Maria dan Yesus. Marta begitu sibuk mempersiapkan kepentingan Yesus sampai dia kewalahan dan akhirnya marah-marah, baik pada Yesus maupun Maria. Dia bahkan berkata “Tuhan, tidakkah Engkau peduli!”

Lukas 10:(42) tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

Kita bisa melihat perbedaan antara Marta dan Maria. Marta melayani Tuhan dengan sepenuh hati. Dia memberikan sesuatu bagi Yesus, yaitu tenaga dan persiapan akan sesuatu untuk kepentingan Tuhan. Sedangkan Maria hanya duduk dikaki Yesus, mengambil dan menerima apa yang Yesus bisa berikan. Sungguh jelas bahwa Yesus lebih suka dimintai atau dinikmati keberadaannya daripada dilayani. Saya pernah berpikir, apakah kemudian kita tidak perlu melayani Dia? Apakah kita hanya sekedar menerima dari Dia?

Maria yang kesukaannya menerima ternyata melayani Tuhan disaat yang jauh lebih penting ditempat yang lebih penting. Dia mendapatkan suatu privilege yang sangat besar yaitu mempersiapkan kain kafan dan rempah2 untuk penguburan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 18:(8) Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?

Nanti ketika Yesus datang lagi, siapa yang dia cari? Orang2 yang taat, orang2 beragama yang kudus, orang2 yang melayaniNya, atau orang2 yang beriman?

Dia merindukan anak2 nya yang memiliki iman, yaitu orang yang percaya akan mendapatkan sesuatu yang dia ingini dari Yesus Kristus. Bukankah ini suatu goodnews?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s