Memberi di Perjanjian baru. bag 1.

Pada artikel saya yang terdahulu, sudah jelas bahwa sebenarnya perpuluhan adalah bukan kewajiban bagi orang kristen perjanjian baru. Untuk mendasari apa yang akan saya bagikan mengenai “memberi di perjanjian baru”, maka kita bisa perhatikan hal2 dibawah ini.

1. Kita tau bahwa kita hidup dibawah kasih karunia, bukan dibawah hukum taurat yang sudah digenapi oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

2. Yesus, meskipun dia dilahirkan dibawah hukum taurat, tidak pernah mewajibkan para pengikutnya untuk membayar perpuluhan. Mat 23:23  Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
Disini Yesus tidak menegur orang yang tidak memberikan perpuluhan, melainkan maksud dari yesus adalah menegur kemunafikan orang orang yang merasa harus membayar persepuluhan, tetapi tidak melakukan keadilan dan belas kasihan.

3. Di Mal 3:10  Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Ayat ini ditujukan kepada para Imam yang pada waktu itu tidak jujur. Mereka mengumpulkan “seluruh” persembahan persepuluhan dari jemaat, dan tidak semuanya dibawa ke rumah perbendaharaan yang sedianya untuk persediaan makanan bagi orang Lewi yang melayani di bait Allah. Lagi pula sejak kematian Yesus dikayu salib, langit terbuka bagi orang percaya dan belum pernah tertutup lagi sampai saat ini.

4. Banyak pengajar mengatakan bahwa perpuluhan saat ini bukan hukum taurat, melainkan mengikuti apa yang dilakukan Abraham pada Melkisedek. Sebenarnya, Abraham setelah menang perang dan membawa rampasan perang, dia memberikan sepersepuluh dari jararannya kepada Melkisedek sebagai tanda hormat. Abraham tidak memberikan perpuluhan dari hasil ternaknya yang banyak atau hasil2 lainnya, melainkan memberikan dari harta milik orang lain yang dirampasnya. Melkisedek tidak pernah memberi instruksi kepada Abraham untuk memberikan bagiannya tetapi atas kemauan Abraham sendiri. Perlu diketahui Abraham melakukan ini hanya sekali seumur hidupnya.Jadi ini bukan suatu preseden untuk kita ikuti sebagai kewajiban.

5. Pada perjanjian baru setelah ke empat Injil, alkitab menyebutkan mengenai perpuluhan di Ibrani 7:5,6  Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham. Tetapi Melkisedek, yang bukan keturunan mereka, memungut persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia, walaupun ia adalah pemilik janji.Disini kita bisa belajar 3 hal yang perlu kita perhatikan. 1. Ini berkata mengenai perpuluhan di perjanjian lama. 2. Perpuluhan harus diberikan pada imam perjanjian lama (bukan gereja); 3. Ini adalah kewajiban orang Yahudi, bukan orang Kristen.

Nah dari ke 5 hal tersebut diatas (masih banyak lagi data yang sebetulnya bisa dimuat disini) maka kita bisa menyimpulkan bahwa perpuluhan sama sekali bukan perintah untuk kita orang Kristen. Namun walaupun kita tidak diwajibkan memberi perpuluhan seperti orang Yahudi di perjanjian lama, bukan berarti kita tidak perlu memberi. Kita semestinya memberi, tetapi dengan prinsip yang baru, yaitu prinsip perjanjian baru.

Pada bagian ke 2, saya akan menjelaskan bagaimana seharusnya kita memberi, dengan prinsip yang benar.

Bersambung ke bag 2.

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s