Pemisahan Domba dan kambing

Di Matius 25, alkitab memberi gambaran pemisahan antara kambing dan domba. Kita semua mengerti nasib dari para kambing. Sering kita berpikir apa yang kita lakukan akan menentukan siapa diri kita, apakah kita termasuk kambing atau domba, sehingga kita sering memakai perikop ini untuk mendorong orang kristen berbuat baik seperti para doma tersebut. Sebenarnya seekor kambing, walaupun kelakuannya meniru seekor domba, dia tidak akan berubah menjadi domba.

Seekor domba HARUS dilahirkan sebagai domba. Kita orang berdosa juga tidak bisa menjadi anak Allah kalau kelakuan kita sekedar meniru anak Allah. Tetapi karena kebaikan Tuhan, maka kalau kita mau menjadi orang kudus, orang benar, anak Allah, kita orang berdosa ini harus mati terlebih dahulu bersama Kristus, dan bangkit didalam Dia, atau “dilahirkan kembali” sebagai anak Allah. 

Kambing tidak bisa berubah menjadi Domba walaupun kelakuannya seperti Domba. Demikian juga kita orang berdosa tidak bisa berubah menjadi orang benar. Kita harus mau mati bersama Kristus, dan dilahirkan kembali menjadi orang benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s