Mefiboset didalam dirimu, bag 1

20121221-180357.jpg

Kita mungkin jarang mendengar tokoh mefiboset. Dia bukan orang hebat, bukan nabi besar atau nabi kecil. Dia bukan orang yang istimewa. Orang biasa, tidak banyak melakukan hal hal yang luar biasa, keturunan raja Saul, yang hidupnya tidak berarti. Cacat karena terjatuh, dan hidup merasa sebagai manusia yang kecil dan tidak layak, karena dia adalah keturunan raja yang sudah kalah dengan memalukan.

Suatu kebiasaan apabila ada raja baru dari kelompok baru, maka raja baru akan membinasakan keluarga dari raja lama “sampai se-akar2 nya” untuk menghindari kemungkinan kembalinya kekuatan lama. Tetapi dalam kasus ini, Yonatan rupanya mengerti apa yang bakal terjadi. Dia bersahabat dengan Daud, dan mengikat perjanjian untuk dia dan keturunannya.

1sam20:(14) Jika aku masih hidup, bukankah engkau akan menunjukkan kepadaku kasih setia TUHAN? Tetapi jika aku sudah mati, (15) janganlah engkau memutuskan kasih setiamu terhadap keturunanku sampai selamanya. Dan apabila TUHAN melenyapkan setiap orang dari musuh Daud dari muka bumi, (16) janganlah nama Yonatan terhapus dari keturunan Daud, melainkan kiranya TUHAN menuntut balas dari pada musuh-musuh Daud.”

Mefiboset, yang keturunan musuh nomor satu raja Daud ternyata dicari oleh sang raja.  Bukan inisiatif Mefiboset, tetapi ini adalah inisiatif raja. Dia mencari keturunan Yonatan, sahabatnya. Mefiboset merasa tidak layak, dia didalam persembunyiannya karena takut pada sang raja, karena dia layaknya dihukum mati. Ini seperti hubungan kita dengan Tuhan. Kita adalah orang yang tidak layak, dilahirkan didalam dosa, yang seharusnya mati didalam dosa. Mungkin kita merasa kita mencari Tuhan, tetapi sebenarnya Tuhanlah yang mencari kita. Lukas 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Tuhan berinisiatif untuk mencari kita yang terhilang, sama seperti Daud mencari keturunan Yonatan. Mefiboset tidak melakukan apapun untuk layak mendapatkan belas kasihan dari Daud. Raja memberikan kasihnya bukan karena Mefiboset, tetapi karena perjanjian dia dengan Yonatan, sahabatnya. Tuhan mencari kita untuk dikasihi, juga bukan karena kita yang baik atau sudah berjasa, tetapi karena jasa Yesus yang sudah memenuhi tuntutan hukum  Taurat bagi kita.

Mengapa Tuhan bersabar terhadap kita yang berdosa? Ya, Dia mengasihi kita. Dia tetap memberi kita kasih karunia atas dasar perbuatan seseorang, bukan perbuatan kita, yaitu Yesus yang mati dikayu salib bagi kita. Ketika kita masih hidup didalam dosa, bodoh, tidak taat, kita masih berada didalam perbudakan dosa, Yesus melakukan penebusan bagi kita, sehingga Tuhan mau memberikan kita belas kasihan.  Dia membasuh bersih semua dosa kita, dan memberi kita kelahiran baru, mencurahkan RohNya bagi kita. Supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya,  berhak  menerima hidup yang kekal,  sesuai dengan pengharapan  kita. Titus 3:3-7

ANUGERAH YANG DIBUTUHKAN

Apakah mefiboset butuh kasih karunia? Tentu. Alkitab menjelaskan bagaimana dia kehilangan kemampuan untuk berjalan. 2Sam4:4 Adapun Yonatan anak Saul mempunyai seorang anak yang timpang, ia adalah seorang anak yang berumur lima tahun ketika terdengar kabar dari Yizreel tentang Saul dan Yonatan,dan inang pengasuhnya mengangkatnya dan melarikan diri; dan terjadilah, ketika dia bergegas-gegas melarikan diri, dia terjatuh dan menjadi timpang, adapun namanya adalah Mefiboset. Bukan karena kesalahannya Mefiboset kehilangan kemampuan berjalan. Dia memiliki segala alasan untuk percaya bahwa Daud akan membunuhnya. Dia hidup didalam dunia yang menyakitkan. Ayahnya terbunuh, dia sendiri timpang, dan kemungkinan dia menyembunyikan diri dari orang yang paling berkuasa di negaranya pada waktu itu.

Mefiboset adalah gambaran kita. Kita benar2 manusia yang tidak mampu untuk melakukan apapun agar bisa mendapatkan keselamatan dan kasih dari Bapa. Seperti Mefiboset yang cacat, kita secara rohani juga adalah orang cacat. Tidak ada satupun dari kita sebelum diselamatkan mampu hidup dengan menghormati Tuhan dengan benar. Seperti Mefiboset, kita mau menghindari Tuhan. Arti kata Mefiboset adalah seseorang yang menebarkan malu. Dosa kita mengakibatkan malu dihidup kita. Dosa menciptakan lingkaran setan dan tidak akan pernah bisa lepas dari lingkaran itu.

Dan Mefiboset bin Yonatan bin Saul masuk menghadap Daud, ia sujud dan menyembah. Kata Daud: “Mefiboset!” Jawabnya: “Inilah hamba tuanku.” Kemudian berkatalah Daud kepadanya: “Janganlah takut, sebab aku pasti akan menunjukkan kasihku kepadamu oleh karena Yonatan,  ayahmu; aku akan mengembalikan kepadamu segala ladang Saul, nenekmu, dan engkau akan tetap makan sehidangan  dengan aku.” Lalu sujudlah Mefiboset p  dan berkata: “Apakah hambamu ini, sehingga engkau menghiraukan anjing q  mati seperti aku?” 2 Sam 9:6-8.

Kita harus sadar bahwa kita tidak punya hak atas kasih karuniaNya. Seperti Mefiboset yang tidak layak menerima kebaikan Daud, kita juga tidak layak menerimanya dari Tuhan. Kalau kita layak, maka itu tidak bisa disebut kasih karunia. Kita tidak dapat mendapatkannya karena kita berbuat baik, karena kita suka memberi, bahkan kita tetap tidak layak kalau kita memberikan seluruh harta kita ke gereja. Yang kita perlu lakukan hanya menerima dengan sikap seperti Mefiboset, dengan rendah hati dan penuh ucapan syukur. Kasih karunia tidak akan membuat seseorang merasa bangga dan sombong kalau dia menerimanya. Kita tidak akan mampu berkata “Tuhan, karena aku ini orang baik, disukai oleh teman temanku maka Engkau mesti mengampuni aku”. “Allah menentang orang yang sombong, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” 1Petrus 5:5

Apakah kita seperti Mefiboset yang dengan kerendahan hati, tanpa merasa layak, menerima kasih karuniaNya? Kisah antara Tuhan dan kita, kisah antara Daud dan Mefiboset, adalah kisah akan kasih karunia Tuhan yang diberikan kepada kita karena ada seseorang yang bayar harganya, namanya adalah Yesus Kristus.

Bersambung ke bag 2….

One Comment Add yours

  1. stand in grace says:

    Kotbah Ps Ken Legg tentang GRACE terkait Mefiboset:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s