SERI 7 jemaat – Jemaat Pergamus (Pernyataan tentang Yesus Kristus – Kemenangan Kita!)

new year greenwich mag offering table   Jemaat Pergamus (Pernyataan tentang Yesus Kristus – Kemenangan Kita!)

Apakah yg dimaksud ZINAH dalam surat kepada Jemaat Pergamus? Mengapa PEDANG Tuhan terarah untuk memeranginya?

Berikut adalah catatan pribadi sy mengenai Jemaat Pergamus yg Tuhan teguhkan melalui beberapa kejadian yg begitu intensif sy lihat/alami beberapa waktu ini. Poin2 penting dgn pengertian baru tdk sy temukan di beberapa tafsiran yg pernah sy baca, jadi bagaimanapun tulisan ini terbuka utk diuji.

Di balik surat kepada jemaat Pergamus, sy hanya menemukan kerinduan Yesus yg menginginkan kita MENIKMATI SEPENUHNYA kemurahan-Nya yg SUDAH Ia berikan. Tipuan Iblis berusaha menghalanginya. Namun Yesus di dalam FIRMAN-NYA yg bagaikan pedang bermata dua, akan BERPERANG demi kita.

?.. Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua? (Why.2:12)

Sebelumnya sy ingin mengatakan bhw musuh (iblis) sudah dikalahkan oleh Salib Kristus. Mereka hanya bisa menipu utk dpt melangkah lebih jauh.

Ketika membaca mengenai Jemaat Pergamus (Why.2:12-17), sy tidak mengerti sama sekali, karena simbol2 yg digunakan bisa diartikan secara beragam. Sampai suatu ketika muncul impresi yang kuat pada tulisan ?takhta Iblis?. Saat itu ingatan sy dibawa kepada pencobaan yg Yesus alami di padang gurun, dimana Iblis memperlihatkan kepada Yesus semua kerajaan dunia. 

?.. jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.? (Luk.4:7)

Tetapi Yesus berkata:

Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!? (Luk.4:8)

Hingga saat ini, Iblis memberikan tipuan serupa, yaitu agar kita mengakui takhtanya – seolah ia BELUM DIKALAHKAN! Namun sesungguhnya IBLIS SUDAH DIKALAHKAN. Ini semua hanyalah TIPUAN! Dan di tengah tipuan inilah jemaat Pergamus yg dikasihi Tuhan tinggal!

Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat TAKHTA IBLIS;..? (Why.2:13)

NAMUN DEMIKIAN:

Engkau berpegang kepada NAMA-KU, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, SAKSI-KU, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.? (Why.2:13).
Zaman Antipas – yg disebut sbg SAKSI YESUS yg setia – hanyalah menunjukkan bhw KESAKSIAN YESUS atau FIRMAN tentang YESUS sesungguhnya sangat ditakuti musuh. Mengapa demikian? Karena YESUS-lah KEMENANGAN kita dan bhw IBLIS SESUNGGUHNYA SUDAH DIKALAHKAN!

Jemaat Pergamus hanya mengakui Yesus. Namun demikian, terdapat BEBERAPA ORANG di antara mrk yg menganut ajaran BILEAM dan NIKOLAUS, dan Tuhan menyatakan keberatannya.

“Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran BILEAM, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka MAKAN PERSEMBAHAN BERHALA dan BERBUAT ZINAH” (Why.3:14)

Apakah maksud dgn MAKANAN PERSEMBAHAN BERHALA? Bukankah hal Kerajaan Sorga bukanlah soal makanan atau minuman? Dan bukankah Paulus pernah menuliskan:

Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: “tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa.” (1 Kor.8:4)

“Makanan Persembahan Berhala”, sesungguhnya berbicara mengenai makanan “rohani” palsu (pengajaran palsu) yg tidak mengarahkan pandangan kita kepada Yesus, tetapi kepada YANG LAIN. Inilah sebab mengapa mengarah kepada perbuatan zinah. Zinah di sini adalah ZINAH ROHANI yaitu berpaling dari Suami kita, yaitu Yesus. Inilah penyesatan oleh ajaran BILEAM.

Pada tulisan sy mengenai jemaat Tiatira, perzinahan Rohani ialah kembali kepada Suami Lama, yaitu HUKUM Taurat, dimana kita tak lagi mengandalkan Kasih Karunia, tetapi kembali kepada upaya DIRI/ketaatan kita utk menjadi benar.

Zinah rohani pada jemaat Pergamus pada dasarnya sama, yaitu mengarahkan kita pada  HUKUM ROHANI TERTENTU yg harus dipenuhi demi suatu pencapaian, yg pd akhirnya DIRI-LAH YG DITINGGIKAN oleh krn dirilah yg dituntut utk memenuhinya.

Bandingkan dgn tipuan “takhta” iblis, yg selalu bersifat meninggikan. Jika di atas TAKHTA-nya Iblis gagal membuat kita MENGAKUI KEMENANGANNYA, maka ia akan mendorong kita utk MENGAKUI “KEMENANGAN” DIRI KITA SENDIRI berdasar potensi kita memenuhi hukum2 rohani tertentu! – keduanya sama2 akan mengalihkan pandangan kita dari Yesus! 

Suatu saat Tuhan arahkan sy pada kisah BILEAM yg disebut mendorong bgs Israel utk berzinah dgn perempuan2 Moab. Di sinilah Tuhan buka pengertian khusus sehubungan dgn perempuan2 Moab ini. 

Moab adalah keturunan Lot. Mereka adalah hasil UPAYA anak perempuan Lot yg putus asa krn kemungkinan TIDAK MENEMUKAN SUAMI, sehingga ia membuat mabuk Lot (Ayahnya) dan tidur dengannya. Selanjutnya lahirlah anak mereka yg kemudian menjadi bapa bangsa Moab. Moab adalah buah dari UPAYA MENEMUKAN SUAMI yg salah!

Ini berbeda dengan kisah Rut. Rut adalah juga keturunan Moab, tetapi dalam kisah-Nya, ia ditemukan oleh Boaz yg kmd mjd suaminya. Boaz adalah gambaran dari Yesus. Berbeda dgn asal usul bangsanya, Rut berhasil MENEMUKAN SUAMI YG SESUNGGUHNYA!

Dengan demikian, perempuan2 Moab sesungguhnya adalah gambaran dr UPAYA MENEMUKAN SUAMI LAIN – yg bukan Yesus!

Adakah SUAMI LAIN itu? Ya, itulah Hukum. Jika jemaat Tiatira berbicara ttg Suami Lama yaitu Hukum Taurat, jemaat Pergamus juga berbicara soal hukum rohani yg lain.

Kasih Karunia nampak diganti (atau setidaknya dibelokkan) mjd suatu hukum rohani tertentu yg jika diikuti, akan memenuhi apa yg mjd kerinduan hati. Ada upaya “mencapai” di sini, shg DIRI-lah yg berperan & yg ditinggikan.

Namun Kasih Karunia BUKANLAH SOAL MEMENUHI HUKUM!

Pemenuhan hukum tertentu menunjukkan adanya upaya pencapaian dimana kemampuan DIRI sangat memegang peranan penting. 

Bagian berikutnya akan semakin memperjelas.

“Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut NIKOLAUS” (Why.2:15) zues toe

Jika kita melihat tentang ajaran NIKOLAUS, Nikolaus sendiri berarti ?menaklukan/menang atas manusia? (victorious over people). Inilah KEMAMPUAN MENAKLUKAN / KEMAMPUAN MENANG ATAS MANUSIA dimana SELF YG DITINGGIKAN!

Ajaran Bileam & Nikolaus sangat berhubungan. 

Mereka memberikan makanan2 ?rohani? berupa motivasi2 untuk memenuhi suatu HUKUM “ROHANI” TERTENTU demi mewujudkan apa yg dirindukan. Dan ini dipenuhi melalui suatu tindakan tertentu (yg pd dasarnya menunjukkan kemampuan/performance dari SELF)

Mereka mengajarkan, bahwa TANPA KITA MEMENUHI Hukum “Rohani” tsb, segala sesuatunya tak akan terwujud secara jasmani. Singkatnya, ajaran mereka mengatakan: “ADA SESUATU YANG ANDA HARUS LAKUKAN!”. Tindakan utk memenuhinya ialah dgn menunjukkan POTENSI DIRI anda, KEMAMPUAN ALAMI anda yg luar biasa, KEKUATAN DALAM PIKIRAN ANDA, dst.

Mereka memberikan motivasi2 dimana fokusnya tertuju pd CREATION dan bukan CREATOR, pada apa yg dapat anda lakukan, dan bukan apa yg Dia sudah lakukan. Di sini, andalah yg ditinggikan! Padahal, apa yg Tuhan berikan, Christ in You, jauh lebih baik dari semua ini.

Karena fokusnya DIRI, mereka akan mulai mendorong anda utk berpikir positif (sesuai apapun yg anda yakini), mulai memperkatakan, dst. Namun ini berbeda sama sekali dgn deklarasi iman (believe & speak) yg biasa kita lakukan. Tindakan mereka adalah DEMI MEWUJUDKAN SESUATU (works), sementara tindakan kita adalah PERCAYA SUDAH MENERIMANYA (rest).

Jadi cirinya:

1) Ada hukum “rohani” yg diberikan (=gambaran Bileam)

2) Ada potensi diri yg ditonjolkan utk memenuhinya (=gambaran Nikolaus)

Sy tdk membahas secara spesifik di sini. Anda mungkin akan menemukan sendiri hukum2 “rohani” yg mereka ajarkan ataupun kata2 motivasi yg mereka berikan. Melalui surat kpd jemaat Pergamus ini, biarlah Roh Kudus yg akan menyatakannya.

Secara umum, isi pesan akan mengalihkan pandangan kita dr Yesus & apa yg sudah Dia lakukan.

INILAH SUAMI ASING, dimana sebagian orang dalam jemaat Pergamus telah melakukan PERZINAHAN ROHANI!

Kasih Karunia BUKANLAH SOAL MEMENUHI HUKUM tertentu atau apa yg harus kita lakukan (Ini bagaikan suami lain di luar Yesus). Perzinahan rohani ini justru membuat kita jatuh dari Kasih Karunia.

“Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini” (Why.2:16)

Hanya Firman, yg ditunjukkan sbg Pedang yg keluar dari mulut Tuhan (=perkataan Tuhan) yg sanggup memerdekakan kita. Semua krn kerinduan-Nya agar kita menikmati sepenuhnya Kasih Karunia yg Ia sdh berikan.

Dan inilah jaminan ISTIMEWA Tuhan bagi jemaat Pergamus:

1) Manna = makanan rohani yg sesungguhnya! (Bandingkan dgn makanan persembahan berhala => ajaran Bileam)

2) Batu putih dgn Nama Baru = The True Self / Diri yg sesungguhnya di dalam Yesus (Bandingkan dgn diri yg ditinggikan => ajaran Nikolaus)

“… Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari MANNA yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya BATU PUTIH, yang di atasnya tertulis NAMA BARU, yang tidak diketahui oleh siapa pun, selain oleh yang menerimanya.” (Why.2:17)

Kita tdk sedang meninggikan creation (ajaran Nikolaus), tetapi Siapa Dia di dalam kita! Dialah kemenangan kita!

Batu putih dgn nama pribadi adalah “the true self”, ciptaan baru di dlm Dia, yg dicintai sepenuhnya secara pribadi.

Persis sebelum menulis ini, tanpa sengaja sy membuka catatan kutipan Brennan Manning:

?Define yourself radically as one beloved by God. This is the true self. Every other identity is illusion.?

Di dalam identitas kita sbg yg dikasihi, di sanalah terletak kemenangan kita yg sesungguhnya!

Bagaimana dgn MANNA TERSEMBUNYI ?

“Nenek moyangmu telah makan MANNA di padang gurun dan mereka telah mati.
Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. AKULAH ROTI HIDUP..” (Yoh.6:49-51)

Itulah YESUS!! Dialah Manna Tersembunyi yg diberikan buat kita… dan Kasih Karunia-Nya, cukup buat kita! Kerinduan-Nya adalah utk kita menikmatinya.

Catatan tambahan:

Mengapa Kasih Karunia tdk membutuhkan (tdk dapat dicampur) dgn berbagai HUKUM ROHANI lain, seperti:

– Hukum ketertarikan (Law of Attraction): krn dalam Kasih Karunia, Dia sanggup memberi lebih dari yg kita pikirkan.

– Hukum mempercayai (Law of Believe): krn Imperfect faith is not a barrier to God’s Grace, iman kecil bukan halangan!

HUKUM2 tsb diberikan dalam upaya untuk kita MENCAPAI/MEWUJUDKAN SESUATU, tetapi Kasih Karunia menempatkan kita dalam posisi SUDAH MENERIMA SEGALANYA.

 

YUSUF WIRYONOPUTRO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s