MEMATAHKAN MITOS ‘PENGURAPAN PORSI GANDA’ ELIA-ELISA

   
MEMATAHKAN MITOS ‘PENGURAPAN PORSI GANDA’ ELIA-ELISA
Apa yang terjadi saat Elisa menerima dua bagian (bagian ganda) dari dari roh Elia?
Yang selama ini diajarkan adalah ada orang percaya yang ‘lebih diurapi’ (karena menerima pengurapan porsi dobel) daripada orang percaya lainnya. 
Ini dia awal kesalahkaprahan tersebut…
2Raja 2:9-12

Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: “Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu.” 

Jawab Elisa: “Biarlah kiranya aku mendapat DUA BAGIAN dari rohmu.” 

Berkatalah Elia: “Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi.” 

Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.  
  Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: “Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!” Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan.
Ini BUKAN tentang pengurapan ganda.

Ini tentang prinsip penerus keturunan. 

Dalam hukum waris Yahudi, jika anda punya 2 anak laki-laki, si sulung mendapat 2/3 bagian warisan dan si bungsu 1/3 bagian.

Jika anda punya 3 anak laki-laki, si sulung mendapat 2/4 bagian sedang 2 adiknya masing-masing mendapat 1/4 bagian.
Anak sulung mendapat dua bagian (double portion) dari warisan.

Ini yang namanya hak anak sulung (the right of the first born).
Pengurapan ganda yang dimaksud di 2Raja 2:9-12 ini adalah tentang Elisa meminta Elia ‘mengangkatnya’ sebagai ahli waris, sebagai penerus, dan memperlakukannya sebagai anak sulung.
Masih ada 100 nabi Tuhan yang tidak mau tunduk kepada Izebel dan Ahab. Sehingga memilih penerus bukan hal gampang.
Jadi, ini BUKAN tentang harus tunduk pada orang yang ‘diurapi lebih’ dari yang lain.
Setelah Elia terangkat dengan kereta kuda berapi, perhatikan kata-kata Elisa : “Bapaku! Bapaku!”.

Ia menjadi ‘anak’ Elia, penerus Elia.

Konsep penerus ini jamak di antara orang Yahudi. Paulus menyebut Timotius anak. Timotius bukan anak kandung Paulus, tapi sedang dididik dan dilatih untuk menggantikan Paulus.
Sekarang mari kita lihat apa kata Yohanes di 1Yohanes 2,
20Tetapi kamu TELAH BEROLEH PENGURAPAN dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya. 

21Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran. 24Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa. 

25Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal.

27Sebab di dalam diri kamu TETAP ADA PENGURAPAN yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu TIDAK PERLU kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana PENGURAPAN-NYA mengajar kamu tentang SEGALA SESUATU — dan pengajaran-Nya itu BENAR, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Ada 4 hal yang harus kita tahu tentang pengurapan.

1. Anda SUDAH MEMILIKINYA, ayat 20.

2. Pengurapan itu TIDAK AKAN HILANG, TIDAK BOCOR, TIDAK BERKURANG dari anda. Pengurapan itu TETAP ADA, ayat 26.

3. Pengurapan itu membuat anda tidak tergantung pada orang lain. Karena pengurapan itu akan mengajar anda SEGALA SESUATU.

4. Jika ada yang mengajarkan supaya anda tunduk pada orang yang akan mengontrol dan memanipulasi anda, itu TIDAK BENAR, itu DUSTA. 
Kolose 2:9-10

Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, 

dan KAMU TELAH DIPENUHI DI DALAM DIA. 
TELAH DIPENUHI DI DALAM DIA.

Dalam Kristus anda TELAH PENUH. 

HAVE BEEN BROUGHT TO FULLNESS!
Kenapa masih ada orang yang selalu ingin ‘pengurapan lebih lagi’, ‘pengurapan next level’, ‘pengurapan porsi ganda’?

Karena percakapan Elia-Elisa telah ditafsirkan dan diajarkan secara salah.

Jika pengajarannya benar, orang-orang akan mengerti bahwa mereka sudah memiliki pengurapan itu dalam diri mereka.
Simon Yap : Breaking the myth of unequaled anointing : Elijah and Elisha; 22 December 2014]
https://hischarisisenough.wordpress.com/2014/12/22/breaking-the-myth-of-unequaled-anointing-elijah-and-elisha/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s