Akhir Pesan “tetapi …..”

  
AKHIR PESAN ‘TETAPI…’
Pesan ‘tetapi…’ sangat populer dalam penginjilan Kristen. Pesan ini menjadi inti dari banyak sermon dan diserukan dari begitu banyak mimbar di seluruh dunia setiap minggu. 

Saya rasa ini waktunya kita membahasnya.
Saya yakin anda sudah pernah mendengar pesan seperti ini :
-Allah mengasihi anda, TETAPI …
-Allah penuh dengan kasih karunia, TETAPI …
-Allah penuh belas kasihan, TETAPI …
-Allah ada di pihak anda, bukan musuh anda, TETAPI …
-Dia sekali-kali tidak akan meninggalkan atau membiarkan anda, TETAPI …
-Yesus menyelesaikan karya yang sempurna di salib, TETAPI …

Bisakah kita berhenti merendahkan keindahan Injil dan karya salib yang sempurna?
Pesan ‘tetapi …’ mungkin populer, namun itu BUKAN Injil. Lain kali jika seseorang membagikan kebenaran Injil tapi lantas memberi embel-embel ‘tetapi …’ diikuti serangkaian hal yang harus anda lakukan, coba perhatikan apa yang mengikuti kata ‘tetapi …’
Jangan pernah lupa, Injil adalah ‘skandal’ dan semua ‘tetapi …’ harus dibuang.
Inti dari pesan ‘tetapi …’ adalah intisari agamawi. Semua tentang apa yang harus anda lakukan buat Tuhan.

  
Sebaliknya, puji Tuhan, Injil adalah tentang apa yang telah Dia lakukan buat kita. 
Saat kita menambahkan persyaratan yang berdasar pada usaha, upaya, kerja keras, kemampuan kita, itu BUKAN LAGI kasih karunia. Itu agamawi. 
Kasih karunia adalah sesuatu yang tak mampu kita usahakan, tak layak kita terima, dan bahkan, ya.. tidak adil. 

Manusia suka sekali menambahkan syarat di belakang ungkapan kasih Allah. Tapi ini waktunya kita berhenti melakukan itu dan mengingat kembali bahwa kasihNya dan anugerahNya pada kita TIDAK BERSYARAT.
Anda dengan yakin bisa percaya bahwa :
-Allah mengasihi anda … TITIK
-Allah penuh dengan kasih karunia … TITIK
-Allah penuh belas kasihan … TITIK
-Allah ada di pihak anda, bukan musuh anda … TITIK
-Dia sekali-kali tidak akan meninggalkan atau membiarkan anda … TITIK
-Yesus menyelesaikan karya yang sempurna di salib sekali untuk selamanya … TITIK

Injil BUKANLAH pesan yang menjadi benar jika anda merespon dengan benar.

Injil adalah DEKLARASI tentang APA YANG BENAR. 

TITIK.
[Josh Felt : The End of The ‘BUT Message’; July 14, 2015]
http://loverevealed.net/index.php/blog/item/12-theendofthebutmessage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s