Rahasia “Mark of The Beast / 666” terungkap. 


Sekitar bukan Desember 2011 seorang teman dengan tergopoh-gopoh memperlihatkan suatu link di YouTube mengenai Obamacare, yang mengharuskan setiap wargaAS mendapat implant RFID chip paling lambat April 2012. Video itu menunjukkan betapa nubuatan akhir jaman sedang terjadi, dan warga Amerika sudah mulai mendapatkan “Mark of the Beast” atau chip yang dasar matematikanya adalah 666. Sesampai rumah saya tonton video pendek itu. Seorang yang mengaku dirinya pendeta, memberi fakta fakta bahwa pemaksaan chip itu pasti akan terjadi. Juga didalam video itu ada beberapa clip pidato Obama satu kalimat, dan disambung dengan satu kalimat lagi di setting yang berbeda. Beberapa clip juga diperlihatkan berita dari NBC news, yang selalu diberi penjelasan oleh sang pendeta. Saya percaya dia adalah pendeta, karena memiliki keahlian merangkai potongan potongan ucapan seseorang DILUAR konteks, untuk membuat suatu fakta yang mudah dipercaya.

Wahyu 13: (15) Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. (16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, (17) dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. (18) Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam

Bulan Juni thn 2012, teman dari teman tadi berbicara hal yang sama, padahal sudah 3 bulan overdue, tanpa ada berita pemaksaan chip itu. Yang lebih mengherankan, teman yang pertama, juga masih memberi saya warning akan terjadinya implant dan tanda akhir jaman. Saya berkata: “Ini sudah tiga bulan lewat, saya cek saudara saya, seorang dokter yang bekerja di suatu Rumah Sakit di California, dan dia tidak pernah tau ada instruksi semacam itu.”  Teman itu berhenti sejenak, dan kemudian berkata i don’t know laaah. I’m just warning you, kata orang singapore itu. Atau bagi saya dia sepertinya berkata pokoknya kamu harus takut. Waktu menulis tulisan ini, saya coba Google mengenai RFID chip, ternyata sudah terjadi di Eropa, di Afrika, sedang terjadi di Inggris, dan terakhir ada video lagi, Deadline di AS bergeser ke akhir 2017.
Untuk memahami suatu perikop di Alkitab, kita sering membuat asumsi2 yang kita lakukan sesuai dengan kemauan kita. Untuk menghindari asumsi yang belum tentu benar, mari kita melihat secara fakta historis dan kebudayaan waktu Yohanes menulis kitab Wahyu.

AGORA
. Di Yunani, ada yang suatu tempat yang bernama Agora. Itu adalah sebidang tanah ditengah kota, (alun-alun) tempat orang menjual hasil usahanya, dan juga tentunya tempat membeli. Jaman itu belum ada Carrefour atau Superindo, hanya Ada pasar tradisional. Di jaman Kaisar Nero, pintu masuk Agora, diletakkan sebuah patung Nero yang sangat besar. Kaisar waktu itu merasa dirinya adalah keturunan dewa, dan mereka menghendaki patung Nero disembah, dengan memberi uang atau binatang korban bakaran.

Nero, seperti yang kita ketahui adalah seorang yang jahat. Dia membunuh ibu kandungnya sendiri. Menendang istrinya yang sedang hamil sampai mati. Dia membakar kota Roma hingga hampir habis, dan kemudian menuduh orang Kristen yang melakukannya. Kejahatan dan kekejian yang luar biasa Nero, menyebabkan dia mendapat berbagai julukan, seperi Ular tua, Binatang jahat (beast), binatang liar, atau sekedar binatang. Mereka memberi kode bagi manusia itu dengan bilangan 666. Dia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di umur 31 tahun.

Keharusan menyembah Patung Nero itu menjadi masalah bagi orang Kristen waktu itu. Menyembah patung adalah larangan bagi mereka, tetapi mereka tidak dapat menjual dan tidak dapat membeli makan untuk keluarganya. Orang yang mau menyembah patung itu, kemudian diberi tanda oleh penjaga gerbang, dengan mengoleskan abu dari korban bakaran pada tangan atau dahinya, sehingga orang itu diperbolehkan membeli kebutuhannya dan menjual dagangannya. Yohanes tidak berbicara mengenai teknologi canggih yang harus menunggu 2000 tahun setelah dia menulis kitab Wahyu.


Bagi kita yang hidup di tahun 2016, kita tidak perlu khawatir akan taktik setan menakut nakuti kita. Orang boleh berkata apapun, RFID chip itu tidak ada hubungannya dengan antikris dan akhir jaman. Saya kira Carrefour atau Indomaret tidak peduli apakah kita menyembah patung Nero atau tidak, sehingga kita bisa membeli keperluan kita dengan atau tanpa tanda di tangan atau dahi. Misalnya nanti sampai ada pemaksaan, pikirkan saja apakah itu baik atau tidak untuk kesehatan, tidak perlu menghubungkan dengan peristiwa dua ribu tahun yang lalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s