Visible Grace, kasih karunia yang tampak. 


Beberapa hari yang lalu, seorang teman lama, orang yang sudah 35 tahun lebih percaya pada YESUS, cinta Tuhan, pelayanan, dan orang yang suka belajar, bertanya di WhatsApp, APA ARTI KASIH KARUNIA? Saya tertegun, karena orang setingkat dia seharusnya malah mengajar saya mengenai kekristenan. Tetapi saya juga berpikir bahwa ini adalah trick question, yang bisa membuat saya salah menjawab. Maka dari itu, dengan berhati hati saya buka2 internet, mencari kata Charis bahasa asli dari Kasih Karunia.
Ternyata kata Charis memiliki beberapa makna yang berbeda, bisa keselamatan, pemberian, unmerited favor, kebaikan, seperti yang biasa kita mengerti. Namun dari salah satu terjemahan, dikatakan bahwa Charis = “devine influence up on the heart; capacity and ability given” , atau pengaruh ILAHI didalam hati, kapasitas dan kemampuan yang diberikan. Dalam menafsir, kita perlu selalu memperhatikan konteks, karena konteks adalah raja. Kita tidak bisa memilih salah satu arti, dan menerapkan arti itu setiap kita menemukan kata Charis. Kita harus melihat konteksnya, baru kemudian memilih arti yang paling sesuai dengan yang disampaikan di Alkitab. 

GRACE ON DISPLAY. Di Kisah para rasul, banyak berita aniaya umat Kristen dan juga berita bagaimana Injil tersebar dengan luar biasa. Lalu Barnabas diutus oleh jemaat untuk mengunjungi Antiokia. Disana, Barnabas “melihat” kasih karunia. Kis 11:(23)Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah”, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan. 

Barnabas melihat kasih karunia Allah, dan bersuka cita. Barnabas saw grace, and was glad.  Bagaimana mungkin kasih karunia bisa dipertontonkan? Kalau kasih karunia harus berbicara mengenai pemberian pengampunan cuma cuma, maka itu tidak dapat dilihat. Antiokia adalah kota utama di negara Siria. Kita tau, orang siria, kalau sudah muncul kekejamannya, mereka bisa sangat kejam dan bengis. ISIS yang bersarang di Siria, menggentarkan dunia saat ini. Bayangkan ketika mereka, tanpa tekanan dunia internasional seperti sekarang, menganiaya orang Kristen jaman itu, betapa sungguh mengerikan.  Apalagi jaman dahulu dimana tidak ada hak asasi manusia. Orang percaya waktu itu dianiaya dengan luar biasa, tetapi kekristenan justru berkembang pesat. Grace on Display. Mengapa kasih karunia bisa dipertontonkan? Karena ditengah aniaya yang luar biasa, berita Injil bisa tersebar dan diterima. Justru di kota ini, Istilah “Kristen” mulai dikenal, karena kasih karunia yang tampak.

Kasih karunia yang tampak, tidak hanya terjadi ketika orang percaya di Antiokia bisa menyebarkan Injil ditengah aniaya, tetapi perubahan hidup kita setelah menerima keselamatan bisa dilihat. 2 Kor 12: 9 “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Kalau membaca kalimat tersebut, Kasih karunia adalah kuasa atau power yang diberikan Tuhan untuk mengatasi kelemahan kita. Kapasitas dan kemampuan yang diberikanNya. 

Apabila kita memanfaatkan kemampuan yang diberikan untuk mengatasi kelemahan kita, maka kita akan mempertontonkan kasih karunia, dan akan membawa suka cita. 

Ibrani 12:9kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.(15) Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah. Kita tau bahwa kita sudah dikuduskan oleh Yesus. Kita tentu semua tidak mampu membuat diri kita kudus. Tetapi mengapa penulis Ibrani berkata agar kita mengejar kekudusan? Tentu ini bukan kekudusan sebagai status, tetapi kekudusan dari tingkah laku kita. Ayat selanjutnya berkata mengenai jangan sampai menjauhkan diri (fail) dari kasih karunia. Melihat dari konteksnya, kasih karunia disini bisa diartikan sebagai pengaruh Tuhan didalam hati. Kalau kita tidak mau mengejar kekudusan, maka kasih karunia (pengaruh Tuhan dalam hati) akan gagal berfungsi. Kita semua yakin, bahwa dengan pengaruh ILAHI, bekerja sama dengan kemauan kita mengejar kekudusan, maka kasih karunia akan dapat disaksikan, Grace on Display.


2 Petrus 1:(2) “Kasih karunia” dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita (3)Karena kuasa ilahi-Nya telah “menganugerahkan” (memberikan kasih karunia) kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.  Kasih karunia, adalah segala sesuatu yang berguna untuk hidup saleh, atau diberi kemampuan untuk hidup benar. Kita sering mendengar “jangan pakai kekuatan sendiri, pakailah kekuatan Tuhan”. Bagaimana caranya agar kita bisa memakai kekuatan dari Tuhan? Apakah kita diam saja dan biarkan Tuhan bekerja, sementara kita tidak memperhatikan cara hidup kita? Tidak. 

Pertama kita harus mau berubah. Namun berubah dengan upaya sendiri, biasanya akan sia sia. Kedua, kita pakai cara yang diajarkan Alkitab  adalah dengan percaya. Percaya pada apa? Apakah hanya percaya pada pengampunan Yesus? Itu tidak cukup. Percayalah bahwa kita sudah menerima Kasih Karunia yang memberikan kita kekuatan ILAHI didalam hati, kasih karunia yang memberi kita kapasitas dan kemampuan, Kasih Karunia yang memberi segala sesuatu untuk hidup saleh. Maka hidup kita akan berubah. Kasih Karunia didalam hidup kita akan dapat dipertontonkan. Visible Grace.
Kemungkinan sebenarnya teman yang WhatsApp itu bukan bertanya melainkan minta saya belajar lebih teliti. 
Apabila tulisan singkat ini Anda anggap bermanfaat, silahkan share di button dibawah. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s